Supplier upsus siwab seperti plastik sheat, merk minitube, Germany. Sedia dalam jumlah banyak, harga dijamin murah karena ambil profit tidak banyak yang penting lancar. Silahkan kontak hp wa 081.235.635.46
Segera Hub Saya, drh Moekti Mahfoed di 081-235-635-46, alat peternakan, alat sapi peternakan, alat peternakan modern, alat peternakan sapi perah, alat peternakan jawa timur, alat ternak surabaya, alat peternakan bandung, alat peternakan bogor, toko alat peternakan bandung, alat peternakan jakarta, alat peternakan makassar, alat peternakan.com
Senin, 21 Januari 2019
Kamis, 20 April 2017
Jual Mesin Pasteurisasi Murah
Drh. Moekti Mahoed : 081.235.635.46
Saya Jual mesin Pasteurisasi Murah, tidak kalah dengan produk luar yang sangat mahal itu. Mesin full stainless, mudah perawatannya, mudah pembersihannya, murah biaya operasionalnya. Anda akan senang karena banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan saat anda memasak susu pasteurisasi. Mesin dilengkapi dengan baling-baling sebagai pengaduk agar panas susu merata, susu lebih homogen (semi homogenizer). Dilengkapi dengan thermostat digital memungkinkan suhu yang diharapkan dari memasak susu benar-benar tepat dan bekerja secara otomatis. Mesin di desain untuk mendinginkan susu secara cepat jika diinginkan untuk pasteurisasi atau proses menjadi Yoghurt sehingga efisiensi waktu dan tenaga. Ada 2 pilihan kapasitas yaitu 50 liter dan 100 liter. Benar-benar pekerjaan anda akan menjadi ringan dan cepat. Bisnis produksi susu pasteurisasi anda akan sangat cepat berkembang karena hasil akhir berupa susu pasteurisasi yang sangat lezat, halus (smooth), gurih dan rata rasanya.
Saya Jual mesin Pasteurisasi Murah, tidak kalah dengan produk luar yang sangat mahal itu. Mesin full stainless, mudah perawatannya, mudah pembersihannya, murah biaya operasionalnya. Anda akan senang karena banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan saat anda memasak susu pasteurisasi. Mesin dilengkapi dengan baling-baling sebagai pengaduk agar panas susu merata, susu lebih homogen (semi homogenizer). Dilengkapi dengan thermostat digital memungkinkan suhu yang diharapkan dari memasak susu benar-benar tepat dan bekerja secara otomatis. Mesin di desain untuk mendinginkan susu secara cepat jika diinginkan untuk pasteurisasi atau proses menjadi Yoghurt sehingga efisiensi waktu dan tenaga. Ada 2 pilihan kapasitas yaitu 50 liter dan 100 liter. Benar-benar pekerjaan anda akan menjadi ringan dan cepat. Bisnis produksi susu pasteurisasi anda akan sangat cepat berkembang karena hasil akhir berupa susu pasteurisasi yang sangat lezat, halus (smooth), gurih dan rata rasanya.
Jual Milkcan Transparan
Drh Moekti Mahfoed : 081.235.635.46
Saya jual milkcan transparan, bucket transparan untuk para pemilik peternakan sapi perah yang ingin mengetahui secara detail berapa liter produksi susu sapinya perhari. Milkcan ini sangat bermanfaat dan sangat penting dalam menentukan jumlah produksi. Kemampuan sapi untuk menghasilkan susu perharinya bisa segera diketahui dan bisa diambil keputusan manajer apakah sapi yang dipelihara sapi bagus atau tidak. Milkcan transparan juga dengan penglihatan mata bisa memperkirakan kekentalan/ kualitas susu sapi yang dihasilkan meskipun dalam taraf kualitatif. Dengan milkcan transparan, perubahan pakan yang dilakukan dan tingkat kesehatan ternak cepat diketahui. Juga dengan milkcan ini, mengurangi pelaporan yang asal-asalan dari pekerja kandang dan pencurian susu dari kandang ke tempat penampungan susu (Cooling Unit).Hehehe.... saya gak buruk sangka sih tapi kebanyakan diberbagai tempat kayak gitu sih.
Kamis, 19 Januari 2017
Jual Mineral Ternak
Saya menjual mineral ternak berkualitas tinggi, murah, terbuat dari bahan pilihan dengan formulator drh Wahyu Sentosa, seorang praktisi peternakan.
Mineral merupakan salah satu zat organik yang sangat dibutuhkan bagi ternak untuk kelangsungan hidupnya, selain itu kandungan mineral ini akan sangat memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan dan menormalkan kinerja organ dalam dengan maksimal. Sehingga ternak akan membutuhkan kandungan mineral ini untuk kelangsungan hidup, ternak yang membutuhkan mineral ini seperti ternak kambing, kuda, sapi, kerbau dan juga ternak lainnya.
Mineral merupakan salah satu zat organik yang sangat dibutuhkan bagi ternak untuk kelangsungan hidupnya, selain itu kandungan mineral ini akan sangat memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan dan menormalkan kinerja organ dalam dengan maksimal. Sehingga ternak akan membutuhkan kandungan mineral ini untuk kelangsungan hidup, ternak yang membutuhkan mineral ini seperti ternak kambing, kuda, sapi, kerbau dan juga ternak lainnya.
![]() |
| Mineral Ternak |
Rabu, 14 November 2012
Jual Kulkas Vaksin
![]() |
| Panel Kontrol Thermometer |
![]() |
| Kulkas Vaksin |
Kami menjual / membuatkan Kulkas Untuk Vaksin dengan modifikasi Panel Thermometer Digital yang akan men-stabilkan suhu dalam Kulkas (sesuai permintaan / settingan)
Kulkas kami sangat sangat murah, dibandingkan dengan Merk GEA import.
Kulkas kami memakai teknologi yang canggih yang ditanamkan didalam mesin kulkas, ter-integrasi dengan sistim pengaman kompressor kulkas, peng-irit listrik dll dan suhu bisa disetel dengan suhu -25C - 50C (derajat celcius).
Label:
kulkas GEA,
Kulkas Vaksin,
Refrigerant vaksin
Sapi Dara Bunting dan Pedet
![]() |
| MARON FARM |
Kami menyediakan Bibit Sapi Dara Bunting
dengan performance yang cukup bagus. Sapi Dara kami bunting antara 3-5 bulan atau sesuai dengan permintaan pembeli. Tinggi minimal 125 cm. Terima juga pesanan sapi dara kosong sesuai kesepakatan, barang yang cocok saja yang di bayar.
Kami juga menyediakan pedet umur 1-3 bulan.
Selasa, 02 Oktober 2012
SPUIT OTOMATIS
Jumat, 28 September 2012
Sabtu, 19 Mei 2012
Perlengkapan Pemeriksaan Pet Animal
![]() |
| Meja Operasi, Lampu + gantungan infus |
Bagi rekan-rekan yang berminat untuk mengetahui spek dan harga meja operasi diatas, mohon tinggalkan komentar, nomer kontak dan alamat email saudara. Nomer kontak dan alamat email saudara tetap dirahasiakan.
Jumat, 18 Mei 2012
Senin, 02 April 2012
Selasa, 29 November 2011
Informasi Polar Cap Angsa
Kami informasikan kepada rekan-rekan peternak khususnya yang membutuhkan Polar Cap Angsa, dari info yang kami terima bahwasannya Polar Cap Angsa tidak dijual secara umum akan tetapi diperjual belikan khsusu melalui KUD-KUD Sapi di Jawa Timur untuk mencukupi produksi pakan /konsentrat sapi KUD.
Beberapa orang mungkin akan mendapatkan Polar Cap Angsa dari bocoran-bocoran polar KUD akan tetapi itu cukup sulit karena KUD sendiri sangat membutuhkannya dan tidak mungkin menjualnya keluar. Tidak dipungkiri jika ada karyawan KUD yang secara diam-diam menjual nya keluar (karyawan nakal).
Akan tetapi kami beritahukan bahwa ada sebagian orang dengan sengaja memalsu polar cap lain di repacking (dibungkus ulang) dengan bungkus Polar Cap Angsa. Perlu diwaspadai dan dimohon hati-hati.
Wallahu a'lamu bish showaab
Beberapa orang mungkin akan mendapatkan Polar Cap Angsa dari bocoran-bocoran polar KUD akan tetapi itu cukup sulit karena KUD sendiri sangat membutuhkannya dan tidak mungkin menjualnya keluar. Tidak dipungkiri jika ada karyawan KUD yang secara diam-diam menjual nya keluar (karyawan nakal).
Akan tetapi kami beritahukan bahwa ada sebagian orang dengan sengaja memalsu polar cap lain di repacking (dibungkus ulang) dengan bungkus Polar Cap Angsa. Perlu diwaspadai dan dimohon hati-hati.
Wallahu a'lamu bish showaab
Selasa, 02 Maret 2010
Tunaikan Amanah
Seorang Muslim Harus Menunaikan Amanat
Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Baz
Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Sebagian karyawan dan pekerja tidak menunjukkan etos kerja yang
lazim, kami dapati sebagian mereka selama setahun atau lebih tidak mengajak kepada kebaikan dan tidak
mencegah kemungkaran, bahkan kadang terlambat bekerja dan mengatakan, “Saya diizinkan oleh atasan
sehingga tidak apa-apa terhadapnya”. Apakah orang yang seperti itu berdosa selama ia tetap seperti itu ? Kami mohon fatwanya, semoga Allah memberi anda kebaikan.
Jawaban.
Pertama : Disyariatkan atas setiap Muslim dan Muslimah menyampaikan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala
ketika mendengar kebaikan, sebagaimana ditunjukkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Allah mengelokkan wajah seseorang yang mendengar ucapanku lalu menghayatinya dan
menyampaikannya (kepada orang lain) sebagaimana yang didengarnya” [Hadits Riwayat At-Turmudzi, bab
Al-Ilm (2657), Ibnu Majah dalam Al-Muqadimmah (232)]
Dan sabda beliau.
“Artinya : Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat” [Hadits Riwayat Bukhari, kitab Al-Anbiya (3461)]
Adalah beliau, apabila memberi wejangan dan peringatan, beliau mengatakan.
“Artinya : Hendaklah yang menyaksikan (ini) menyampaikan kepada yang tidak hadir, sebab, betapa banyak
orang yang disampaikan berita kepadanya lebih mengerti daripada yang mendengar (langsung)” [Hadits
Riwayat Bukhari, kitab Al-Hajj (1741). Muslim kitab Al-Qisamah (1679)]
Saya nasehatkan kepada anda semua untuk menyampaikan kebaikan yang anda dengar berdasarkan ilmu dan
validitas berita. Maka setiap orang yang mendengar ilmu dan menghafalnya, hendaklah menyampaikannya
kepada keluarganya, saudara-saudara dan teman-temannya selama itu mengandung kebaikan yang dibarengi
dengan menjaga orisinalitas dan tidak membacakan sesuatu yang tidak dikuasainya. Sehingga dengan
demikian termasuk golongan yang saling menasehati dengan kebenaran dan mengajak kepada kebaikan.
Adapun karyawan yang tidak melaksanakan tugas dan tidak loyal, tentunya anda telah mendengar bahwa di
antara karakter keimanan adalah menunaikan amanat dan menjaganya, sebagaimana firman Allah Subhanahu
wa Ta’ala.
“Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya”
[An-Nisa : 85]
Penunaian amanat termasuk karakter yang paling agung, sementara khianat termasuk karakter kemunafikan,
sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika menandai orang-orang yang beriman.
“Artinya : Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya” [Al-Muminun :
8]
Dalam ayat yang lain.
“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan
juga janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”
[Al-Anfal : 27]
Maka kewajiban seorang karyawan adalah melaksanakan amanat dengan jujur dab ikhlas serta penuh
perhatian dan senantiasa selalu memelihara waktu sehingga terlepas dari beban tanggung jawab, pekerjaannya
menjadi baik dan diridhai Allah serta loyal terhadap negaranya dalam hal ini atau terhadap perusahaan atau
lembaga lainnya tempat ia bekerja. Itulah yang wajib atas setiap karyawan, yaitu bertakwa kepada Allah dan
menunaikan amanat dengan seksama dan penuh loyalitas dengan mengharap pahala Allah dan terhadap
siksaNya serta mengamalkan firman Allah Ta’ala.
“Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya”
[An-Nisa : 85]
Diantara keriteria kemunafikan ialah berkhianat terhadap amanat, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi
wa sallam.
“Artinya : Tanda orang munafik ada tiga ; Apabila berbicara ia dusta ; Apabila berjanji ingkar ; Dan apabila
dipercaya ia berkhianat” [Muttafaq ‘Alaihi. Al-Bukhari, kitab Al-Aiman (33), Muslim, kitab Al-Iman (59)]
Hendaknya seorang Muslim tidak menyerupai orang-orang munafik, tapi ia harus menjauhi sifat-sifat mereka,
senantiasa menjaga amanat dan melaksanakan tugasnya dengan tekun serta memelihara waktu kerja walaupun
atasannya kurang perhatian atau tidak memerintahkannya seperti itu. Hendaknya ia tidak meninggalkan
pekerjaan dan menyepelekannya, bahkan seharusnya ia bekerja keras sehingga lebih baik dari atasannya dalam
melaksanakan tugas dan dalam loyalitas terhadap amanat sehingga ia menjadi teladan yang baik bagi lainnya.
[Fatawa Lil Muwazhzhafin Wal Ummal, Syaikh Ibnu Baz, hal. 7-9]
[Disalin dari. Kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad
Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, hal 556-558, Darul Haq]
Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Baz
Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Sebagian karyawan dan pekerja tidak menunjukkan etos kerja yang
lazim, kami dapati sebagian mereka selama setahun atau lebih tidak mengajak kepada kebaikan dan tidak
mencegah kemungkaran, bahkan kadang terlambat bekerja dan mengatakan, “Saya diizinkan oleh atasan
sehingga tidak apa-apa terhadapnya”. Apakah orang yang seperti itu berdosa selama ia tetap seperti itu ? Kami mohon fatwanya, semoga Allah memberi anda kebaikan.
Jawaban.
Pertama : Disyariatkan atas setiap Muslim dan Muslimah menyampaikan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala
ketika mendengar kebaikan, sebagaimana ditunjukkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Allah mengelokkan wajah seseorang yang mendengar ucapanku lalu menghayatinya dan
menyampaikannya (kepada orang lain) sebagaimana yang didengarnya” [Hadits Riwayat At-Turmudzi, bab
Al-Ilm (2657), Ibnu Majah dalam Al-Muqadimmah (232)]
Dan sabda beliau.
“Artinya : Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat” [Hadits Riwayat Bukhari, kitab Al-Anbiya (3461)]
Adalah beliau, apabila memberi wejangan dan peringatan, beliau mengatakan.
“Artinya : Hendaklah yang menyaksikan (ini) menyampaikan kepada yang tidak hadir, sebab, betapa banyak
orang yang disampaikan berita kepadanya lebih mengerti daripada yang mendengar (langsung)” [Hadits
Riwayat Bukhari, kitab Al-Hajj (1741). Muslim kitab Al-Qisamah (1679)]
Saya nasehatkan kepada anda semua untuk menyampaikan kebaikan yang anda dengar berdasarkan ilmu dan
validitas berita. Maka setiap orang yang mendengar ilmu dan menghafalnya, hendaklah menyampaikannya
kepada keluarganya, saudara-saudara dan teman-temannya selama itu mengandung kebaikan yang dibarengi
dengan menjaga orisinalitas dan tidak membacakan sesuatu yang tidak dikuasainya. Sehingga dengan
demikian termasuk golongan yang saling menasehati dengan kebenaran dan mengajak kepada kebaikan.
Adapun karyawan yang tidak melaksanakan tugas dan tidak loyal, tentunya anda telah mendengar bahwa di
antara karakter keimanan adalah menunaikan amanat dan menjaganya, sebagaimana firman Allah Subhanahu
wa Ta’ala.
“Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya”
[An-Nisa : 85]
Penunaian amanat termasuk karakter yang paling agung, sementara khianat termasuk karakter kemunafikan,
sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika menandai orang-orang yang beriman.
“Artinya : Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya” [Al-Muminun :
8]
Dalam ayat yang lain.
“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan
juga janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”
[Al-Anfal : 27]
Maka kewajiban seorang karyawan adalah melaksanakan amanat dengan jujur dab ikhlas serta penuh
perhatian dan senantiasa selalu memelihara waktu sehingga terlepas dari beban tanggung jawab, pekerjaannya
menjadi baik dan diridhai Allah serta loyal terhadap negaranya dalam hal ini atau terhadap perusahaan atau
lembaga lainnya tempat ia bekerja. Itulah yang wajib atas setiap karyawan, yaitu bertakwa kepada Allah dan
menunaikan amanat dengan seksama dan penuh loyalitas dengan mengharap pahala Allah dan terhadap
siksaNya serta mengamalkan firman Allah Ta’ala.
“Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya”
[An-Nisa : 85]
Diantara keriteria kemunafikan ialah berkhianat terhadap amanat, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi
wa sallam.
“Artinya : Tanda orang munafik ada tiga ; Apabila berbicara ia dusta ; Apabila berjanji ingkar ; Dan apabila
dipercaya ia berkhianat” [Muttafaq ‘Alaihi. Al-Bukhari, kitab Al-Aiman (33), Muslim, kitab Al-Iman (59)]
Hendaknya seorang Muslim tidak menyerupai orang-orang munafik, tapi ia harus menjauhi sifat-sifat mereka,
senantiasa menjaga amanat dan melaksanakan tugasnya dengan tekun serta memelihara waktu kerja walaupun
atasannya kurang perhatian atau tidak memerintahkannya seperti itu. Hendaknya ia tidak meninggalkan
pekerjaan dan menyepelekannya, bahkan seharusnya ia bekerja keras sehingga lebih baik dari atasannya dalam
melaksanakan tugas dan dalam loyalitas terhadap amanat sehingga ia menjadi teladan yang baik bagi lainnya.
[Fatawa Lil Muwazhzhafin Wal Ummal, Syaikh Ibnu Baz, hal. 7-9]
[Disalin dari. Kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad
Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, hal 556-558, Darul Haq]
Langganan:
Postingan (Atom)














